POLAJABAR.COM - Kondisi atmosfer di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya diprakirakan akan cenderung bersahabat sepanjang hari ini, Selasa, 28 Juli 2026. Berdasarkan dinamika cuaca harian, kondisi udara secara umum akan didominasi oleh tutupan awan sejak pagi hingga malam hari.
Secara analitis, fluktuasi suhu udara pada hari ini menunjukkan variasi rentang yang cukup signifikan, yakni antara 13 hingga 27 derajat Celsius. Rentang ini mencerminkan karakteristik iklim khas wilayah dataran tinggi yang memiliki perbedaan suhu diurnal cukup terasa.
"Suhu minimum berkisar 13 derajat Celsius yang berpotensi dirasakan pada dini hari hingga pagi hari, menyajikan udara khas pegunungan yang relatif sejuk dan dingin," ujar pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Sementara itu, lonjakan suhu maksimum pada siang hari diproyeksikan hanya menyentuh angka 27 derajat Celsius. Rendahnya batas suhu maksimal ini dipengaruhi oleh dominasi tutupan awan yang menahan radiasi sinar matahari secara langsung ke permukaan bumi.
Dilihat dari parameter kelembapan udara, wilayah Bandung mencatatkan angka fluktuatif pada rentang 35 hingga 92 persen. Tingginya angka kelembapan maksimum tersebut berkorelasi erat dengan penurunan suhu udara pada periode malam dan pagi hari.
"Kelembapan yang cukup tinggi berpotensi terjadi pada malam hingga pagi hari, sebelum bergerak menurun pada pertengahan hari seiring berkurangnya tutupan awan tebal," kata perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Penurunan kelembapan hingga mencapai titik 35 persen pada pertengahan hari mengindikasikan adanya pergeseran kondisi udara saat tutupan awan tebal mulai berkurang. Fenomena fisik ini menciptakan kondisi iklim mikro yang tetap nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas.
Secara keseluruhan, pola cuaca berawan di Bandung Raya pada 28 Juli 2026 memberikan stabilitas suhu yang tergolong aman dan nyaman. Masyarakat yang hendak beraktivitas pada dini hari diimbau mengantisipasi paparan suhu dingin khas iklim pegunungan.
Dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, data pemantauan cuaca berkala ini menjadi acuan penting bagi navigasi dan perencanaan aktivitas harian masyarakat di wilayah Bandung Raya.
