POLAJABAR.COM - Kawasan Waduk Jangari yang terletak di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, kini tengah menghadapi masalah serius berupa meluasnya dominasi gulma air, yaitu eceng gondok. Fenomena alam ini tidak hanya berdampak visual, tetapi juga mengancam fungsi utama waduk sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal.

Kondisi ini secara langsung menimbulkan gangguan signifikan terhadap sektor pariwisata yang bergantung pada keindahan dan aksesibilitas waduk. Selain itu, ancaman juga menyentuh sektor budidaya ikan air tawar yang menjadi sumber penghidupan banyak warga sekitar.

Permasalahan ini meluas hingga mencakup akumulasi sampah yang ikut memperburuk kondisi ekologis perairan tersebut. Luasnya sebaran gulma menunjukkan bahwa penanganan masalah ini memerlukan upaya kolektif dan berkelanjutan dari berbagai pihak terkait.

Hendra Hendrawan, yang menjabat sebagai Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Jangari, menyampaikan kekhawatirannya mengenai pertumbuhan subur tanaman eceng gondok. Ia mengamati bahwa penyebaran gulma ini telah melintasi batas wilayah administratif.

Menurut pengamatan Hendra, pertumbuhan eceng gondok ini tidak hanya terpusat di satu titik saja, melainkan telah menyebar dari area Kecamatan Mande hingga meluas ke wilayah Kecamatan Ciranjang. Hal ini menunjukkan skala permasalahan yang cukup besar dan memerlukan perhatian segera.

"Paling banyak di dermaga pintu utama Jangari dan di kawasan Calincing Ciranjang," kata Hendra Hendrawan, saat dimintai keterangan pada hari Senin tanggal 22 Juni 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi titik-titik kritis di mana infestasi gulma paling parah terjadi.

Kondisi padatnya eceng gondok di area dermaga utama dan Calincing tersebut dipastikan menghambat mobilitas perahu wisata dan kapal nelayan. Dampak langsungnya adalah penurunan kualitas pelayanan dan pengalaman bagi para wisatawan yang berkunjung.

Ancaman terhadap budidaya ikan juga nyata karena gulma tersebut dapat mengurangi kadar oksigen terlarut dalam air. Hal ini berpotensi menyebabkan kematian massal ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat.

Pihak Kompepar dan warga setempat berharap adanya intervensi cepat dari pemerintah daerah untuk melakukan pembersihan dan pengendalian pertumbuhan eceng gondok. Tindakan cepat sangat diperlukan untuk memulihkan fungsi ekologis dan ekonomi Waduk Jangari.