POLAJABAR.COM - Tim Nasional Kanada berhasil mencetak sejarah baru dalam kiprah mereka di ajang Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Afrika Selatan melalui babak 32 besar. Kemenangan tipis dengan skor 1-0 ini diraih berkat gol tunggal yang dicetak oleh Stephen Eustaquio.
Pertandingan krusial tersebut berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, California, pada Senin (29/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan langkah Les Rouges—julukan Timnas Kanada—untuk melaju ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sepanjang partisipasi mereka di turnamen bergengsi tersebut.
Pertarungan antara kedua tim berjalan sangat ketat sejak menit awal pertandingan dimulai. Intensitas laga terus terjaga hingga waktu normal berakhir dan pertandingan memasuki masa injury time.
Gol kemenangan yang dicetak oleh Stephen Eustaquio menjadi penentu sekaligus mengukuhkan perannya sebagai pahlawan bagi Kanada. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran pelatih yang pernah menukangi timnas tersebut, John Herdman.
John Herdman, yang saat ini dipercaya menakhodai Timnas Indonesia, diketahui pernah memberikan apresiasi mendalam terhadap karakteristik bermain Eustaquio. "Dia memiliki semangat juang yang tinggi. Untuk seorang pemain bertubuh mungil, dia benar-benar tak gentar dalam pertarungan itu," kata Herdman mengenai penampilan anak didiknya tersebut.
Stephen Eustaquio, yang lahir di Leamington, Ontario pada 21 Desember 1996, mengawali karier sepak bolanya di level amatir bersama Leamington Minor Soccer Association bersama sang kakak, Mauro. Bakatnya kemudian membawanya meniti karier profesional di Portugal bersama SC Torreense pada tahun 2015.
Kini di usianya yang menginjak 29 tahun, Eustaquio telah berevolusi menjadi gelandang yang matang dan saat ini tercatat bermain untuk klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC. Fleksibilitasnya di lapangan menjadikannya aset berharga bagi setiap pelatih yang menggunakannya.
Di level klub, Eustaquio sering diandalkan dalam peran box-to-box dalam skema 4-3-3, bertugas menghubungkan lini permainan dengan cepat. Sementara itu, di tim nasional, ia lebih sering menempati posisi gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1 atau 3-5-2 untuk mengatur tempo permainan.
Eustaquio menunjukkan tingkat konsistensi yang sangat baik sepanjang gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung hingga membawa timnya meraih pencapaian bersejarah ini.