POLAJABAR.COM - Persib Bandung tengah gencar melakukan perombakan besar dalam komposisi skuad mereka menyambut musim kompetisi 2026/2027. Langkah ini diambil setelah tim berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar juara Super League selama tiga musim berturut-turut.

Keputusan ini merupakan bagian dari strategi tim untuk menghadapi tantangan yang diprediksi akan jauh lebih berat di musim mendatang. Maung Bandung, julukan Persib, harus mempersiapkan diri untuk bersaing di empat kompetisi sekaligus.

Empat ajang yang akan diikuti Persib meliputi Super League, Piala Presiden, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship. Beban pertandingan yang padat menuntut kedalaman skuad yang mumpuni.

Sejauh ini, tercatat ada delapan pemain yang telah resmi dilepas oleh manajemen klub. Proses pembersihan skuad ini mencerminkan ambisi serius Persib untuk tetap dominan di kancah domestik sambil bersaing di level Asia.

Perombakan skuad ini dimulai dari sektor pemain asing yang menjadi sorotan utama dalam persiapan tim. Prioritas utama adalah memastikan komposisi pemain asing sesuai dengan kebutuhan taktis pelatih Igor Tolic.

Salah satu nama besar yang dipastikan angkat kaki adalah bek kiri asal Prancis, Layvin Kurzawa. Keputusan ini diambil meskipun Kurzawa baru bergabung dengan tim selama setengah musim kompetisi sebelumnya.

Kedua belah pihak, yakni manajemen Persib dan sang pemain, telah mencapai kesepakatan bersama mengenai pengakhiran kerja sama profesional ini. Hal ini menandai berakhirnya masa singkat Kurzawa di Bandung.

"Persib Bandung benar-benar melakukan perombakan besar-besaran usai menorehkan sejarah sebagai juara Super League tiga musim beruntun," ujar perwakilan tim terkait restrukturisasi skuad.

Lebih lanjut, mengenai keputusan melepas pemain, ditegaskan bahwa langkah ini adalah bagian integral dari persiapan klub. "Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan Persib menghadapi musim yang jauh lebih berat," tambah mereka.