POLAJABAR.COM - Mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola, saat ini tengah menikmati masa senggangnya setelah memutuskan untuk menyudahi masa baktinya di klub raksasa Inggris tersebut. Pelatih kawakan asal Spanyol ini memilih untuk menjauh sejenak dari hiruk-pikuk lapangan hijau demi menjalani kehidupan personal yang lebih tenang.

Keputusan untuk beristirahat ini diambil karena ia ingin memfokuskan diri pada kegiatan baru di luar sepak bola. Hal ini dilakukan demi memiliki waktu berkualitas yang lebih banyak bersama keluarga tercintanya.

"Saya saat ini belum merasakan kerinduan untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah menyelesaikan kebersamaan dengan Manchester City," ujar Pep Guardiola. Keputusan tersebut diambilnya agar bisa lebih fokus menikmati waktu luang di luar aktivitas lapangan hijau yang menyita banyak waktu.

Perjalanan karier kepelatihan pria berusia 53 tahun ini memang tergolong sangat padat tanpa jeda yang berarti. Sejak memulai langkah pertamanya sebagai arsitek Barcelona B pada tahun 2007 silam, ia hampir selalu menghabiskan waktunya di pinggir lapangan.

Prestasi gemilangnya kemudian membawa Guardiola dipercaya untuk menangani tim utama Barcelona sejak tahun 2008 hingga 2012. Di klub masa kecilnya tersebut, ia berhasil mempersembahkan berbagai trofi bergengsi sebelum akhirnya memutuskan mengambil jeda selama satu tahun.

Masa istirahat singkatnya berakhir pada tahun 2013 ketika ia menerima pinangan dari raksasa Bundesliga, Bayern Munich. Bersama klub Jerman tersebut, ia menghabiskan waktu selama tiga musim penuh dengan raihan prestasi domestik yang luar biasa.

Setelah petualangan di Jerman, Guardiola melanjutkan estafet kepelatihannya ke tanah Inggris bersama Manchester City pada tahun 2016. Di klub berjuluk The Citizens tersebut, ia bertahan hingga satu dekade dan mengukir sejarah emas di kompetisi domestik maupun Eropa.

Secara keseluruhan, dalam kurun waktu 19 tahun terakhir, Guardiola tercatat telah menghabiskan 18 tahun hidupnya aktif sebagai pelatih klub profesional. Dedikasi yang sangat panjang inilah yang membuatnya merasa perlu mengambil waktu jeda yang cukup saat ini.

Dikutip dari saluran berita olahraga, masa rehat ini menjadi momen krusial bagi Guardiola untuk memulihkan energi fisik dan mentalnya. Langkah ini juga dinilai wajar oleh banyak pihak mengingat intensitas tekanan tinggi yang ia jalani selama hampir dua dekade terakhir.