POLAJABAR.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya menghadirkan langkah nyata dalam menangani persoalan limbah lingkungan. Langkah inovatif ini diluncurkan guna mengoptimalkan pengelolaan sisa bahan pangan yang dihasilkan dari fasilitas kesehatan tersebut.
Pihak rumah sakit kini berhasil mengolah sisa kulit buah dan sayuran dari Instalasi Gizi menjadi pembersih lantai multiguna. Produk inovasi pengelolaan limbah cair dan padat ini diberi nama Eco Enzyme Karbol atau disingkat EMBOL.
Dikutip dari media berita lokal, inovasi pengelolaan lingkungan ini digagas langsung oleh Tenaga Sanitasi Lingkungan RSUD KHZ Musthafa, Donni Pujiyono. Gagasan tersebut muncul berdasar pada tingginya volume limbah organik harian yang dihasilkan oleh rumah sakit setiap harinya.
Inisiatif pemanfaatan sampah dapur ini diproyeksikan mampu menekan penumpukan sampah sekaligus menciptakan produk pembersih lantai yang ramah lingkungan. Penggunaan EMBOL diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit secara berkesinambungan.
Besarnya potensi limbah dapur yang diproduksi setiap hari menjadi alasan utama di balik efektivitas program daur ulang tersebut. Setiap harinya, Instalasi Gizi menghasilkan puluhan kilogram bahan sisa organik yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan tepat.
"Instalasi Gizi di rumah sakit ini dapat menghasilkan limbah organik mencapai 20 hingga 30 kilogram setiap harinya," kata Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Hj. Eli Hendalia.
Melalui penerapan teknologi pembuat ecocube organik ini, limbah harian yang mulanya menjadi beban kini dapat dikonversi menjadi produk tepat guna. Penggunaan karbol ramah lingkungan ini juga membantu mewujudkan konsep rumah sakit hijau yang berorientasi pada keberlanjutan.
Langkah strategis RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi fasilitas kesehatan lainnya di Indonesia. Pengelolaan sampah yang terpadu terbukti mampu memberikan dampak positif, baik dari segi kebersihan lingkungan maupun efisiensi sumber daya.
