POLAJABAR.COM - Kabar mengenai potensi bergabungnya pemain asal Argentina, Mariano Peralta, ke skuad Persib Bandung kini menjadi perbincangan utama di kalangan suporter setia, Bobotoh. Isu ini terus beredar luas seiring dengan persiapan klub menghadapi kompetisi mendatang.

Saat ini, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memilih untuk menjaga kerahasiaan informasi terkait daftar pemain yang akan didatangkan. Langkah ini diambil untuk menjaga fokus tim serta mengantisipasi dinamika bursa transfer yang masih terbuka lebar.

Persiapan tim Maung Bandung untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 memang menjadi sorotan utama publik. Namun, mengenai siapa saja amunisi baru yang akan bergabung, pihak manajemen masih enggan memberikan kepastian.

Salah satu nama yang santer dikaitkan adalah Mariano Peralta, pemain yang disebut-sebut bakal memperkuat lini serang Persib. Meskipun spekulasi ini menguat, konfirmasi resmi dari pihak klub belum kunjung terdengar hingga saat ini.

Menanggapi isu panas tersebut, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, memberikan respons yang sangat hati-hati. Pihaknya tidak memberikan pernyataan tegas mengenai validitas rumor yang beredar luas.

Pernyataan Adhitia Putra Herawan mengindikasikan bahwa manajemen belum siap membeberkan detail mengenai progres transfer pemain asing maupun lokal. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi komunikasi klub menjelang musim baru.

"Manajemen Maung Bandung masih memilih menutup rapat informasi mengenai pemain yang akan direkrut untuk menghadapi musim 2026/2027," demikian pernyataan yang disampaikan oleh manajemen Persib, dikutip dari sumber berita terkait.

Lebih lanjut, mengenai keterlibatan Peralta, Adhitia Putra Herawan secara spesifik memilih untuk tidak membenarkan atau menyangkal keterkaitan sang pemain dengan klub. Hal ini menunjukkan sikap wait-and-see dari kubu Persib.

"Adhitia Putra Herawan enggan mengonfirmasi ataupun membantah kabar yang mengaitkan pemain asal Argentina tersebut dengan Persib," ujar Deputy CEO PT PBB tersebut, dikutip dari sumber berita terkait.