POLAJABAR.COM - Aparat kepolisian telah merampungkan proses penggeledahan di sebuah rumah kontrakan milik seorang pria berinisial AAS (28) di Kampung Gunung Koneng, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Tindakan hukum ini dilaksanakan secara intensif pada hari Minggu, 12 Juli 2026.

Langkah penggeledahan tersebut diambil sebagai upaya tindak lanjut penyelidikan atas peristiwa ledakan yang mengguncang kawasan Kompleks Olahraga Dadaha. Insiden ledakan yang sempat mengejutkan warga sekitar tersebut diketahui terjadi pada Sabtu malam sebelum penggeledahan dilakukan.

Proses pemeriksaan di kediaman pria yang diketahui merupakan mantan narapidana terorisme (napiter) ini berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Jalannya penggeledahan disaksikan langsung oleh istri AAS serta sejumlah pengurus lingkungan setempat guna memastikan prosedur berjalan transparan.

Dilansir dari Detik, pihak kepolisian berhasil mengamankan belasan barang bukti dari dalam rumah kontrakan tersebut. Seluruh barang yang disita kini dibawa oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di markas kepolisian setempat.

Ketua RT setempat, Ade Mumu, memberikan kesaksian mengenai proses jalannya penggeledahan serta beberapa jenis barang yang dibawa oleh petugas. Ia membenarkan adanya sejumlah benda mencurigakan yang diangkut dari dalam rumah warganya tersebut.

"Ada 13 barang bukti, diantaranya tadi kelihatan ada bedil mimis (senapan angin), belati, buku jihad, kalau yang lain saya nggak tahu," kata Ade Mumu. Ia menambahkan bahwa proses penyitaan tersebut berjalan dengan tertib dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga yang bersangkutan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap keterkaitan barang bukti tersebut dengan ledakan yang terjadi. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.