POLAJABAR.COM - Mimpi besar tim nasional Argentina untuk mengukir sejarah emas di pentas sepak bola dunia akhirnya harus kandas. Langkah Lionel Messi dan kawan-kawan terhenti secara dramatis dalam perebutan takhta tertinggi jagat raya.
Pertandingan final yang penuh dengan tensi tinggi ini digelar di Stadion New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Ribuan pasang mata menjadi saksi bisu perjuangan keras skuad berjuluk Albiceleste tersebut.
Dalam laga puncak yang krusial tersebut, Argentina dipaksa mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1. Gol penentu kemenangan lawan tercipta pada babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain sengit sepanjang waktu normal.
Kekalahan ini sekaligus memastikan trofi emas Piala Dunia yang diraih Argentina empat tahun lalu di Qatar kini resmi berpindah tangan. Ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara secara berturut-turut atau back-to-back pun sirna seketika.
Perjalanan Albiceleste di partai final ini sejatinya berlangsung sangat dramatis dan penuh perjuangan. Namun, kokohnya pertahanan lawan membuat lini serang Argentina terus menemui jalan buntu sepanjang pertandingan.
Situasi semakin sulit bagi Argentina karena masalah disiplin pemain di menit-menit krusial babak tambahan. Hal ini membuat fokus permainan terganggu hingga akhirnya gawang mereka kebobolan di saat-saat terakhir.
Hasil ini menandai akhir dari era dominasi Argentina di panggung dunia dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari RSS, kegagalan ini menjadi momen emosional bagi Lionel Messi yang memimpin rekan-rekannya dengan penuh perjuangan hingga peluit panjang berbunyi.
