POLAJABAR.COM - Sebuah insiden memilukan yang melibatkan pelayanan kesehatan publik baru-baru ini menjadi sorotan luas setelah beredar sebuah foto di media sosial. Foto tersebut menampilkan seorang pasien wanita yang terpaksa berbaring di lantai selasar rumah sakit dengan alas seadanya, memicu reaksi keprihatinan mendalam dari masyarakat.

Peristiwa ini terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kondisi pasien yang terbaring di area publik rumah sakit ini menunjukkan adanya dugaan penelantaran pelayanan medis yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara.

Pasien yang menjadi sorotan dalam insiden ini diidentifikasi sebagai Ade (52), seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Kampung Cicariang, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak. Ia datang ke fasilitas kesehatan tersebut untuk mendapatkan penanganan atas kondisi kesehatannya.

Berdasarkan informasi awal, Ibu Ade didiagnosis mengidap mioma atau tumor rahim. Kondisi ini mengharuskannya mendapatkan penanganan medis segera, namun ia justru ditemukan berada di selasar luar rumah sakit.

Ironisnya, kondisi yang dialami Ibu Ade diperparah dengan pendarahan hebat yang sedang ia alami saat itu. Keterbatasan fasilitas atau penanganan darurat yang seharusnya didapatkan pasien dengan kondisi kritis ini menjadi pertanyaan besar publik.

Adapun dugaan utama penyebab penelantaran pelayanan ini terkait dengan status administrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik pasien. Kartu yang seharusnya menjadi jaminan akses kesehatan bagi warga negara tersebut dilaporkan sedang tidak aktif.

"Sebuah foto yang memperlihatkan seorang pasien wanita terbaring lemas beralaskan kain seadanya di lantai selasar rumah sakit beredar luas dan memicu keprihatinan masyarakat," Dikutip dari sumber berita yang memuat foto tersebut.

"Ibu rumah tangga yang didiagnosis mengidap mioma (tumor rahim) ini terpaksa bertahan di selasar luar RSUD Palabuhanratu dalam kondisi pendarahan hebat," Dikutip dari sumber berita yang memuat informasi tersebut.

Dilansir dari berbagai pemberitaan, kondisi kritis yang dialami Ibu Ade ini memerlukan penanganan cepat. Namun, terhambatnya proses administrasi KIS diduga menjadi penghalang utama bagi pasien untuk mendapatkan ruang rawat inap yang layak.