Menghabiskan waktu libur di dalam rumah kini menjadi tren gaya hidup baru yang diminati oleh masyarakat urban demi efisiensi waktu dan biaya. Kegiatan ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk memulihkan energi setelah sepekan beraktivitas padat.
Beberapa aktivitas produktif seperti menata ulang dekorasi ruangan dan mencoba resep masakan baru terbukti efektif mengusir kejenuhan di rumah. Selain itu, melakukan hobi yang sempat tertunda seperti membaca buku atau berkebun skala kecil dapat meningkatkan hormon kebahagiaan secara signifikan.
Fenomena berlibur di rumah atau "staycation" domestik ini semakin populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keseimbangan hidup. Banyak keluarga di Indonesia mulai memprioritaskan kualitas interaksi di dalam rumah dibandingkan harus terjebak kemacetan di rute perjalanan wisata.
Sumber: Mahatva