JAKARTA, MAHATVA.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Washington akan mengambil alih peran sebagai penjaga Selat Hormuz dan berencana mengenakan pungutan sebesar 20 persen terhadap seluruh kapal kargo yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut. Pernyataan itu memicu reaksi keras dari Iran sekaligus meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap stabilitas perdagangan energi global.
Klaim tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara.
"Selat Hormuz terbuka, dan akan tetap terbuka, dengan atau tanpa Iran. Kami memberlakukan kembali blokade terhadap Iran," tulis Trump.
Sumber: Mahatva