POLAJABAR.COM - Pagi hari di Kota Bandung selalu menghadirkan cerita tersendiri dengan embusan anginnya yang khas. Pada Selasa, 14 Juli 2026, warga Bandung kembali diselimuti suasana syahdu yang mendukung untuk memulai berbagai rutinitas.

Langit di atas Kota Kembang diprediksi akan didominasi oleh gumpalan awan abu-abu tipis sepanjang hari. Meski demikian, kondisi ini justru dinilai sangat bersahabat bagi masyarakat yang ingin beraktivitas di luar ruangan.

"Cuaca di wilayah Bandung dan sekitarnya pada Selasa, 14 Juli 2026 akan didominasi kondisi berawan," ujar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kondisi langit yang tertutup awan ini diprakirakan akan bertahan dalam waktu yang cukup lama. Namun, hal tersebut dipastikan tidak akan mengganggu mobilitas harian warga, baik yang bekerja di dalam maupun luar gedung.

"Suhu udara di Bandung dan sekitarnya berada pada kisaran 14 hingga 28 derajat Celsius," kata BMKG dalam rilis resminya.

Paparan suhu tersebut membuat udara terasa sangat sejuk, terutama pada waktu pagi dan malam hari. Sebaliknya, saat memasuki siang hingga sore hari, suhu akan perlahan naik sehingga terasa lebih hangat namun tetap dalam batas nyaman.

"Tingkat kelembapan udara diprakirakan berkisar antara 41 hingga 95 persen," jelas BMKG mengenai kondisi atmosfer setempat.

Kelembapan udara yang cukup tinggi ini diprediksi akan mendominasi pada pagi hari yang dingin serta malam hari. Sementara itu, udara akan terasa jauh lebih kering pada siang hari seiring dengan peningkatan suhu matahari.

Dikutip dari BMKG, informasi prakiraan cuaca ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam merencanakan agenda harian mereka. Dengan cuaca yang bersahabat ini, warga Bandung dapat menikmati hari dengan penuh produktivitas.