POLAJABAR.COM - Persib Bandung mengambil sikap pragmatis menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Manajemen dan tim pelatih sepakat untuk tidak menargetkan gelar juara dalam ajang pembuka musim tersebut.

Prioritas utama skuad Maung Bandung adalah memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mematangkan komposisi tim. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menyambut jadwal kompetisi Liga Indonesia musim 2026/2027 yang diprediksi akan sangat padat.

Keputusan ini diambil oleh Pelatih Kepala Igor Tolic, yang melihat turnamen ini sebagai sarana evaluasi intensif. Fokus dialihkan dari hasil akhir pertandingan menuju peningkatan kualitas permainan kolektif tim secara keseluruhan.

Faktor utama yang memengaruhi penetapan target yang lebih rendah ini adalah bentrokan jadwal turnamen dengan agenda internasional. Piala Presiden 2026 bertepatan dengan pelaksanaan ASEAN Championship 2026, yang melibatkan banyak pemain andalan Persib.

Akibat dari benturan jadwal tersebut, dipastikan bahwa Persib Bandung akan tampil tanpa sejumlah pilar utama mereka. Para pemain kunci tersebut telah mendapatkan panggilan resmi untuk membela panji Tim Nasional Indonesia di ajang regional tersebut.

"Persib Bandung tidak akan memasang target tinggi di Piala Presiden 2026," ujar seorang perwakilan tim, menggarisbawahi fokus pada pembentukan fondasi tim.

Lebih lanjut, mengenai peran turnamen ini, Pelatih Kepala Igor Tolic menegaskan bahwa ajang ini adalah momentum penting. "Pelatih kepala Igor Tolic memilih memanfaatkan turnamen pramusim itu sebagai ajang mematangkan tim sebelum menghadapi jadwal padat kompetisi musim 2026/2027," demikian disampaikan pihak manajemen.

Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 25 Juli hingga 7 Agustus mendatang. Dua kota akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan, yaitu Bandung dan Surabaya.

Dalam undian grup, Persib Bandung ditempatkan di Grup A. Mereka akan bersaing dengan kontestan lain seperti Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, serta Tampines Rovers yang berasal dari Singapura.