POLAJABAR.COM - Situasi keamanan di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat, kini tengah menjadi sorotan akibat maraknya aksi pembegalan yang meresahkan warga. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun bergerak cepat memberikan perhatian serius guna menjaga keselamatan masyarakat saat beraktivitas.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus keluar rumah pada malam hari. Langkah antisipasi ini dinilai penting demi meminimalisasi risiko menjadi korban kejahatan jalanan.
Dikutip dari portal berita lokal, kekhawatiran ini muncul seiring dengan menurunnya tingkat kondusivitas keamanan di beberapa titik rawan. Wagub Jabar pun merasa prihatin karena ruang gerak warga kini dibayangi oleh rasa takut yang sebelumnya tidak pernah ada.
Sebagai tokoh yang lahir dan tumbuh besar di Bandung, Erwan merasakan betul perbedaan atmosfer keamanan kota tersebut antara masa lalu dan masa kini. Menurutnya, dahulu masyarakat dapat menikmati suasana malam tanpa perlu merasa was-was.
"Ya saya sangat prihatin dengan beberapa kejadian begal di Jawa Barat khususnya di sekitaran Bandung Raya ini karena saya lahir besar juga di sini. Dulu kita begitu aman, kalau sore-sore, malam-malam kita lapar pengen cari makanan, angin segar pakai motor malam-malam itu bebaslah tanpa ada rasa was-was atau takut," kata Erwan Setiawan saat diwawancarai pada Selasa (21/7/2026).
Sebagai solusi praktis untuk menghindari potensi bahaya, masyarakat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah pada larut malam jika tidak ada urusan yang mendesak. Apabila terpaksa harus bepergian, warga diimbau untuk tidak berkendara seorang diri, melainkan bersama rekan atau kerabat.
Selain itu, pemilihan rute jalan yang terang dan ramai juga menjadi salah satu langkah preventif yang sangat dianjurkan. Menghindari jalan pintas yang sepi dan minim penerangan dinilai efektif untuk menekan ruang gerak para pelaku kejahatan begal.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga diharapkan dapat terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli malam di titik-titik rawan. Sinergi antara kewaspadaan masyarakat dan kesigapan aparat diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan Bandung Raya seperti sedia kala.
