POLAJABAR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Buky Wibawa, angkat bicara mengenai polemik yang belakangan mengemuka terkait rencana penggantian nama provinsi tersebut menjadi Provinsi Sunda. Klarifikasi ini diperlukan menyusul adanya kesalahpahaman luas di kalangan masyarakat.
Polemik muncul setelah adanya rapat kerja yang melibatkan Komisi I DPRD Jabar dengan koordinator serta pendukung usulan perubahan nama provinsi tersebut. Situasi ini menimbulkan persepsi bahwa DPRD telah mengambil keputusan final mengenai perubahan nama historis Jawa Barat.
Buky Wibawa menekankan bahwa respons DPRD sejauh ini bukanlah bentuk persetujuan final terhadap wacana penggantian nama. Langkah yang diambil oleh lembaga legislatif tersebut masih berada pada tahap awal proses legislasi dan kajian.
What (Apa): DPRD Jabar baru menyetujui dilakukannya pembahasan mengenai aspirasi perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.
Who (Siapa): Pihak yang memberikan klarifikasi adalah Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa.
Where (Di mana): Klarifikasi ini disampaikan menyusul adanya rapat kerja Komisi I DPRD Jawa Barat di wilayah Jawa Barat.
When (Kapan): Klarifikasi ini dikeluarkan setelah berkembangnya kesalahpahaman publik pasca rapat kerja Komisi I DPRD Jabar.
Why (Mengapa): Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan interpretasi publik yang keliru mengenai sikap resmi DPRD terhadap usulan perubahan nama provinsi.
How (Bagaimana): DPRD menyetujui agar aspirasi tersebut dapat diproses lebih lanjut melalui mekanisme pembahasan yang berlaku di internal dewan.
