POLAJABAR.COM - Tim nasional Maroko berhasil menorehkan kejutan besar dengan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka menaklukkan raksasa Eropa, Belanda, dalam sebuah drama adu penalti yang menegangkan.

Duel krusial babak 32 besar tersebut tersaji di Estadio Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6/2026) pagi WIB. Pertandingan berjalan sangat ketat dan harus diselesaikan hingga babak perpanjangan waktu.

Hasil akhir pertandingan hingga usai perpanjangan waktu menunjukkan skor imbang 1-1, memaksa kedua tim untuk menentukan nasib mereka melalui tendangan 12 pas. Ini menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke fase gugur selanjutnya.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad Singa Atlas menunjukkan mentalitas juang yang tinggi. Mereka berani mengambil inisiatif permainan dan berhasil mengontrol penguasaan bola untuk memberikan tekanan signifikan terhadap lini pertahanan Belanda.

Ketegangan pertandingan meningkat drastis memasuki babak kedua, di mana kedua tim mulai bermain lebih terbuka mencari celah serangan. Puncaknya adalah terciptanya gol-gol krusial yang terjadi pada waktu-waktu kritis pertandingan.

Setelah tidak ada gol tambahan yang tercipta selama babak tambahan waktu, fokus beralih kepada adu penalti. Dalam momen penentuan ini, penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou alias Bono, tampil sebagai pahlawan utama bagi timnya.

Kemenangan dramatis ini tidak hanya berarti Belanda harus angkat koper dari turnamen, tetapi juga mengukuhkan status Maroko sebagai kekuatan sepak bola yang patut diperhitungkan di kancah internasional.

Selanjutnya, Maroko dijadwalkan akan menghadapi Kanada dalam pertandingan babak 16 besar. Keberhasilan menyingkirkan salah satu tim favorit juara ini jelas meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan Mohamed Ouahbi tersebut.

Dikutip dari sumber berita, jalannya pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Estadio Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6/2026) pagi WIB, berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu usai.