POLAJABAR.COM - Film aksi "Wrath of Man" yang dirilis pada tahun 2021 menyajikan narasi penuh ketegangan mengenai seorang pria pendiam yang bergabung sebagai sopir truk pengangkut uang. Sosok yang diperankan oleh Jason Statham ini tampak sederhana dan minim bicara, namun sorot matanya menyimpan ambisi yang sulit diurai oleh rekan-rekan kerjanya.
Karya arahan sutradara ternama Guy Ritchie ini menampilkan Jason Statham sebagai karakter utama bernama Patrick Hill, atau yang lebih dikenal dengan inisial H. Jajaran aktor papan atas lainnya turut memeriahkan film ini, termasuk Holt McCallany sebagai Bullet, Josh Hartnett sebagai Boy Sweat Dave, dan Jeffrey Donovan sebagai Jackson.
Pemain pendukung lainnya yang terlibat dalam produksi ini meliputi Scott Eastwood yang berperan sebagai Jan, Laz Alonso sebagai Carlos, Raúl Castillo sebagai Sam, dan DeObia Oparei sebagai Brad. Selain itu, peran penting juga diemban oleh Andy Garcia sebagai Agen King, Niamh Algar sebagai Dana Curtis, serta Eddie Marsan sebagai Terry.
H mulai bekerja di Fortico Security, sebuah perusahaan yang bertanggung jawab mengawal pengiriman uang dalam jumlah besar di berbagai lokasi. Awalnya, rekan-rekan kerjanya menganggap H hanyalah pekerja biasa, meskipun kemampuan menembaknya saat sesi uji coba sempat menimbulkan keheranan di kalangan staf.
Persepsi terhadap H berubah drastis ketika truk yang ia kawal menjadi sasaran perampokan oleh sekelompok kriminal bersenjata. Dalam waktu singkat, H menunjukkan kemampuan bertarung dan menembak yang jauh melampaui batas rata-rata, berhasil melumpuhkan seluruh pelaku penyergapan tersebut.
Insiden dramatis tersebut sontak memicu pertanyaan besar di lingkungan Fortico Security mengenai identitas sebenarnya dari sopir misterius tersebut. Sejak saat itu, H menjadi sorotan utama, meski ia tetap mempertahankan sikap diamnya dan menjalankan tugasnya seperti biasa.
Terungkap kemudian bahwa H memiliki motif pribadi yang mendalam untuk bergabung dengan perusahaan pengawal tersebut. Ia secara sengaja menyusup ke lingkungan berisiko tinggi ini karena tengah memburu kelompok kriminal yang bertanggung jawab atas sebuah tragedi yang menghancurkan hidupnya.
Penyelidikan rahasia yang dilakukan H membawanya semakin dekat dengan dalang utama di balik aksi perampokan terorganisir tersebut. Sementara itu, kelompok perampok yang menjadi targetnya sedang mempersiapkan sebuah aksi yang jauh lebih besar dan berpotensi menimbulkan kerugian nyawa yang lebih banyak.
"Saat semua kepingan rahasia mulai tersusun, H bersiap menjalankan langkah terakhir untuk menuntaskan misinya," demikian narasi yang menggambarkan persiapan akhir sang protagonis. Namun, lawan yang dihadapinya ternyata sama-sama licik dan telah menyiapkan rencana balasan yang sama berbahayanya.
