POLAJABAR.COM - Momen kepulangan Tim Nasional (Timnas) Korea Selatan setelah tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026 justru menyajikan pemandangan yang tidak menyenangkan bagi para penggawa Taegeuk Warriors. Setibanya mereka di tanah air, sambutan yang diterima jauh dari kata hangat, melainkan penuh dengan luapan rasa kecewa dari para pendukung setia.
Kejadian ini berlangsung pada hari Selasa, tepatnya tanggal 30 Juni waktu setempat, setibanya rombongan di Bandara Internasional Incheon. Lokasi kedatangan ini menjadi titik berkumpulnya ratusan suporter yang telah menanti kedatangan para atlet kesayangan mereka.
Peristiwa yang terjadi adalah bentuk reaksi langsung dari para penggemar atas performa dan hasil akhir yang diraih oleh timnas dalam kompetisi sepak bola global tersebut. Mereka merasa sangat kecewa dengan pencapaian skuad di turnamen bergengsi itu.
Sebagian dari delegasi Timnas Korea Selatan disebutkan telah tiba di Bandara Incheon pada pagi hari waktu setempat. Kedatangan mereka menarik perhatian publik dan media yang meliput momen tersebut.
Beberapa figur penting tim terlihat hadir dalam rombongan tersebut, termasuk Pelatih Hong Myung-bo. Kehadiran sang pelatih menunjukkan bahwa seluruh elemen tim menghadapi respons publik bersama-sama.
Selain pelatih kepala, beberapa bintang kunci skuad juga terlihat berada dalam rombongan yang disambut tersebut. Beberapa pemain yang disebutkan antara lain bek andalan Kim Min-jae, penyerang Hwang Hee-chan, dan bintang muda Lee Kang-in.
Alih-alih disambut dengan sorak sorai dukungan positif, suasana berubah menjadi tegang manakala para suporter mulai meluapkan perasaan mereka. Mereka secara terbuka mengekspresikan ketidakpuasan atas kegagalan tim di Piala Dunia 2026.
Para suporter yang hadir tidak tinggal diam, mereka menggunakan alat musik dan pengeras suara untuk menyalurkan kekecewaan mereka. Aksi ini berupa sorakan keras yang ditujukan langsung kepada rombongan pemain yang baru tiba.
Dilansir dari KBS, suasana bandara dipenuhi dengan iringan tabuhan drum yang mengiringi sorakan-sorakan dari suporter yang berkumpul di area kedatangan. Tindakan ini merupakan bentuk protes tanpa kekerasan atas hasil yang didapatkan.