POLAJABAR.COM - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah strategis yang inovatif dalam mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Upaya ini diwujudkan dengan merangkul puluhan ribu relawan dari Yayasan Sosial Pembina Pengamalan Pancasila (SPPG) di seluruh wilayah Sukabumi.

Langkah kolaboratif ini diambil demi memperluas jangkauan kepesertaan serta meningkatkan keaktifan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di masyarakat. Pendekatan berbasis komunitas dinilai efektif untuk menyentuh lapisan masyarakat terdalam yang belum terlindungi jaminan kesehatan.

Komitmen besar tersebut disampaikan langsung dalam acara Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG yang digelar di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi antara pemerintah daerah dan para relawan kemanusiaan.

"Pemerintah daerah saat ini sedang bergerak cepat untuk memastikan seluruh warga memiliki akses kesehatan yang layak melalui optimalisasi program JKN," ujar Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman.

"Kami melihat potensi besar pada puluhan ribu relawan SPPG yang tersebar di wilayah Sukabumi untuk menjadi motor penggerak kesadaran jaminan kesehatan ini," kata H. Ade Suryaman menambahkan.

Yayasan SPPG dinilai memiliki jaringan akar rumput yang kuat dan sangat dipercaya oleh masyarakat lokal. Kehadiran relawan ini diharapkan mampu mengedukasi warga mengenai pentingnya memiliki kartu JKN yang aktif sebelum mereka membutuhkan layanan medis.

Sinergi antara birokrasi dan relawan sosial ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam menyukseskan program strategis nasional. Dilansir dari portal resmi Pemkab Sukabumi, kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan tertib dan mendapatkan respons positif dari seluruh perwakilan relawan yang hadir.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.