POLAJABAR.COM - Kisah perjalanan Manuel Neuer bersama Tim Nasional Jerman secara resmi telah mencapai babak akhir. Keputusan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh sang kiper veteran setelah Jerman gagal melaju lebih jauh di ajang Piala Dunia 2026.
Peristiwa dramatis ini terjadi setelah skuad Die Nationalmannschaft harus angkat koper dari turnamen bergengsi tersebut. Neuer, yang kini berusia 40 tahun, memutuskan gantung sarung tangan internasional menyusul hasil minor tersebut.
Duel penentu yang mengakhiri asa Jerman berlangsung di Boston Stadium pada hari Selasa, 30 Juni lalu. Jerman berhadapan dengan Paraguay dalam laga krusial di babak gugur kompetisi terbesar sepak bola dunia tersebut.
Pertandingan tersebut harus diselesaikan melalui babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit waktu normal dan perpanjangan waktu. Tim asuhan Julian Nagelsmann menunjukkan perlawanan sengit namun harus mengakui keunggulan lawan.
Dalam drama tos-tosan tersebut, Jerman harus menelan kekalahan tipis dengan skor akhir 3-4 dalam adu penalti. Kegagalan inilah yang menjadi titik balik bagi Neuer untuk mengumumkan pengunduran dirinya dari kancah internasional.
Kiper legendaris tersebut sempat memberikan secercah harapan bagi rekan-rekannya saat ia berhasil mementahkan satu tendangan penalti lawan. "Neuer sebenarnya sempat menjaga asa Jerman dengan menggagalkan eksekusi penalti Fabian Balbuena," Dikutip dari [Sumber Berita Asli].
Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak cukup untuk memastikan kemenangan timnya di babak penentuan. Jerman harus tersingkir setelah tiga penendangnya gagal menjalankan tugas dengan baik dari titik putih.
Kegagalan Kai Havertz, Nick Woltemade, serta Jonathan Tah mengeksekusi tendangan penalti menjadi penentu nasib Jerman di turnamen tersebut. "Kegagalan Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah menjalankan tugas dari titik putih membuat Jerman harus angkat koper," Dikutip dari [Sumber Berita Asli].
Keputusan pensiun Neuer ini mengakhiri era panjangnya yang penuh prestasi bersama salah satu timnas paling bersejarah di dunia. Pengumuman ini disampaikan segera setelah kekalahan menyakitkan dari Paraguay tersebut.