POLAJABAR.COM - Perjalanan Persigar Garut dalam perebutan tiket promosi ke Liga Nusantara musim depan resmi berakhir. Kepastian pahit ini didapatkan setelah tim kebanggaan warga Garut tersebut menelan kekalahan dalam lanjutan babak krusial.
Kekalahan tersebut terjadi pada pertandingan kedua Grup A Babak 8 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026. Dalam laga penentuan tersebut, Persigar Garut harus mengakui keunggulan Pasuruan United dengan skor akhir yang sangat tipis, yakni 0-1.
Pertandingan yang menentukan nasib kedua tim tersebut diselenggarakan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Duel sengit ini berlangsung pada hari Kamis, tanggal 2 Juli 2026, tepatnya pada sesi sore hari.
Kedua tim menampilkan performa terbaik mereka di lapangan hijau, dengan Persigar Garut memilih mengenakan seragam kebesaran mereka berwarna putih-putih. Sementara itu, Pasuruan United yang menjadi lawan tampil dominan dengan balutan jersey berwarna biru tua.
Momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan terjadi relatif cepat di awal laga. Baru memasuki menit ke-12, gawang Persigar yang dijaga oleh Resa Saputra harus kebobolan satu gol tanpa balas.
Gol tunggal kemenangan Pasuruan United dicetak oleh salah satu pemain andalan mereka, Rosihan. Gol ini menjadi satu-satunya pembeda skor hingga peluit panjang dibunyikan wasit di akhir pertandingan.
Proses gol tersebut dimulai dari sebuah skema penyerangan yang efektif dari sisi kiri pertahanan Persigar Garut. Sang pencetak gol memanfaatkan situasi tersebut dengan baik, memanfaatkan bola hasil crossing yang tidak terantisipasi sempurna oleh kiper Resa Saputra.
Kekalahan ini secara otomatis menghentikan langkah Persigar Garut untuk melaju lebih jauh dalam kompetisi dan meraih tiket promosi yang mereka idamkan untuk musim mendatang.
Dikutip dari sumber berita, kekalahan ini mengakhiri perjuangan Laskar Domba Garut di babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden tahun 2026.