POLAJABAR.COM - Operasional Terminal Cicaheum di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kini secara bertahap dialihkan untuk mendukung modernisasi sistem angkutan umum. Dikutip dari berita setempat, kawasan tersebut direncanakan akan diubah menjadi depo Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.
Meski seluruh layanan bus secara resmi telah dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang sejak 26 Juni 2026, aktivitas di lokasi lama belum sepenuhnya terhenti. Pada Minggu (26/7/2026) siang, tampak beberapa bus dan pedagang masih menjalankan kegiatan harian di area Terminal Cicaheum.
Pengosongan lokasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata ulang jaringan transportasi publik agar lebih terintegrasi. Kehadiran depo BRT diproyeksikan dapat memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Bandung Raya pada masa mendatang.
Sebagai solusi praktis bagi para calon penumpang antarkota, perjalanan kini sepenuhnya dialihkan melalui Terminal Leuwipanjang. Masyarakat diimbau untuk langsung mendatangi terminal tersebut agar mendapatkan kepastian armada serta jadwal keberangkatan.
Untuk mempermudah akses menuju Leuwipanjang dari wilayah Bandung Timur, penumpang dapat menggunakan transportasi pengumpan seperti angkutan kota atau layanan transportasi daring. Perencanaan waktu tempuh tambahan sangat disarankan guna menghindari risiko keterlambatan.
Selain itu, calon pengguna jasa transportasi disarankan untuk senantiasa memeriksa pembaruan informasi rute sebelum berangkat. Informasi terkini dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi transportasi digital maupun saluran komunikasi resmi dinas terkait.
Bagi para pedagang lokal yang terdampak pemindahan ini, koordinasi dengan pihak pengelola terminal menjadi langkah penting dalam meraih solusi penataan tempat usaha baru. Langkah pendampingan terus dilakukan agar roda perekonomian warga sekitar tetap berjalan harmonis.
Proses transisi penataan Terminal Cicaheum ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengurangi kenyamanan pengguna moda transportasi umum. Masyarakat diimbau untuk terus menyesuaikan diri dengan pola layanan transportasi baru demi mendukung kelancaran lalu lintas kota.
