POLAJABAR.COM - Perkembangan signifikan terjadi dalam struktur kepelatihan sepak bola Eropa menyusul hasil mengecewakan yang dialami oleh Tim Nasional Belanda dalam ajang Piala Dunia 2026. Raksasa sepak bola Eropa tersebut harus mengakhiri perjalanannya lebih cepat dari yang diperkirakan.

Keputusan dramatis ini secara resmi diumumkan oleh pelatih kepala mereka, Ronald Koeman, yang menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan nakhoda Timnas Belanda. Pengumuman ini menyusul kegagalan De Oranje melaju lebih jauh dalam turnamen akbar tersebut.

Perjalanan Belanda terhenti secara tragis pada babak 32 besar kompetisi sepak bola dunia yang diselenggarakan di Amerika Utara, Tengah, dan Selatan. Momen penentuan itu terjadi setelah pertandingan yang sangat ketat melawan wakil Afrika, Maroko.

Pertandingan krusial tersebut harus diselesaikan melalui adu penalti yang menegangkan setelah kedua tim bermain imbang sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu. Hasil akhir drama adu tos-tosan itu menunjukkan keunggulan Maroko dengan skor tipis 3-2.

Sebelumnya, pertandingan reguler dan babak tambahan berakhir dengan skor imbang 1-1, menandai pertarungan sengit yang berlangsung hingga Selasa (30/6) pagi waktu Indonesia bagian Barat. Ketegangan pertandingan tersebut tampaknya menjadi titik balik bagi nasib kepelatihan Koeman.

"Ronald Koeman resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Timnas Belanda setelah langkah De Oranje terhenti secara tragis di babak 32 besar Piala Dunia 2026," demikian inti dari kabar mengejutkan yang datang dari raksasa sepak bola Eropa tersebut, sebagaimana dikutip dari sumber berita.

Pertandingan penentuan yang menyebabkan eliminasi Belanda tersebut berlangsung pada Selasa (30/6) pagi WIB, di mana kedua tim menunjukkan perlawanan sengit. Kedua kesebelasan gagal mencetak gol tambahan setelah skor 1-1 bertahan hingga akhir perpanjangan waktu.

Drama penalti menjadi penutup pertandingan tersebut, di mana Belanda harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor akhir 2-3 dalam adu tendangan dari titik putih. Momen inilah yang tampaknya mendorong Koeman untuk mengambil keputusan besar terkait masa depannya.

Dikutip dari sumber berita, langkah Belanda harus terhenti di tangan Maroko melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-3, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu usai.