POLAJABAR.COM - Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sengit antara dua raksasa Eropa, Prancis dan Inggris. Laga sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/7/2026) mulai pukul 04.00 WIB.

Kedua tim harus mengubur impian mereka ke partai final setelah menelan kekalahan di babak semifinal. Prancis terhenti usai ditundukkan Spanyol dengan skor 0-2, sedangkan Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor tipis 1-2.

Dilansir dari Detikcom, pertandingan hiburan ini diprediksi tetap berjalan ketat mengingat kedua kubu memiliki kedalaman skuad yang sangat berimbang. Kendati demikian, sejumlah data statistik justru lebih mengunggulkan armada Les Bleus untuk membawa pulang medali perunggu.

"Simulasi yang dilakukan Opta Supercomputer sebanyak 25.000 kali menunjukkan Prancis memiliki peluang menang sebesar 50,7 persen dalam waktu normal. Sementara itu, peluang kemenangan Inggris hanya berada di angka 25,6 persen, dengan potensi imbang sebesar 23,7 persen," papar lembaga analisis statistik sepak bola tersebut.

Keunggulan statistik anak asuh Didier Deschamps ini bukan tanpa alasan yang kuat. Sepanjang gelaran Piala Dunia 2026, Prancis sukses mengemas empat kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk saat menumbangkan Norwegia, Swedia, Paraguay, dan Maroko.

Di sisi lain, Inggris yang kini dinakhodai oleh Thomas Tuchel juga mencatatkan empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka. Namun, rekor pertemuan sejarah berpihak buruk bagi skuad Tiga Singa karena mereka hanya mampu menang sekali dari sembilan duel terakhir melawan Prancis.

Laga ini diproyeksikan akan berjalan terbuka karena kedua kesebelasan memiliki barisan penyerang kelas dunia yang sangat produktif. Prancis masih akan mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe, sedangkan Inggris siap bertumpu pada trio Harry Kane, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon.

Meskipun di atas kertas Les Bleus lebih diunggulkan, jalannya pertandingan di lapangan hijau selalu menyimpan kejutan yang tidak terduga. Thomas Tuchel tentu memiliki strategi khusus untuk membalikkan prediksi komputer dan membawa pulang kemenangan bagi publik Inggris.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.