POLAJABAR.COM - Sebuah insiden kecelakaan laut menimpa kapal feri MV Barima yang terbalik di wilayah perairan lepas pantai Guyana. Peristiwa naas ini mengakibatkan puluhan orang menjadi korban dalam pelayaran tersebut.
Dilansir dari AFP pada Rabu (22/7/2026), insiden maut tersebut dikonfirmasi telah merenggut sedikitnya 41 nyawa penumpang. Pihak berwenang setempat terus memantau perkembangan evakuasi korban di lokasi kejadian.
Kapal jenis feri tersebut diketahui sedang menempuh perjalanan dari ibu kota Georgetown. Destinasi akhir dari pelayaran ini adalah Port Kaituma yang terletak di kawasan pedalaman Essequibo, Guyana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah kapal terbalik ini terjadi pada Sabtu (18/7) malam hari. Pelayaran malam tersebut berubah menjadi musibah saat kapal mengalami gangguan di tengah laut hingga akhirnya karam.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim penyelamat gabungan segera dikerahkan ke titik lokasi. Aksi pencarian langsung difokuskan untuk menyisir perairan sekitar secara intensif sejak Minggu pagi pekan lalu.
Kerja keras petugas SAR di lapangan membuahkan hasil dengan ditemukannya sejumlah korban selamat. Hingga saat ini, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 77 penyintas dari laut.
Kendati demikian, fokus pencarian masih terus berjalan karena belum seluruh penumpang berhasil ditemukan. Puluhan orang lainnya sampai sekarang dinyatakan masih hilang dalam tragedi kecelakaan tersebut.
Proses penyisiran dan upaya pencarian korban hilang terus dilanjutkan oleh pihak terkait di Guyana. Perkembangan situasi terkini di lokasi kejadian terus diperbarui secara berkala oleh petugas lapangan.
