POLAJABAR.COM - Persib Bandung secara resmi telah menetapkan PSGC Ciamis sebagai tim satelit mereka ke depan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pengembangan pemain jangka panjang bagi skuad Maung Bandung.

Langkah strategis ini akan melibatkan pengiriman beberapa pemain dari Persib ke PSGC Ciamis yang akan berkompetisi di Liga 2 musim mendatang. Pemain yang akan dikirim mencakup spektrum usia, mulai dari talenta muda hingga pemain senior.

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah memberikan kesempatan bermain reguler bagi pemain Persib yang membutuhkan jam terbang lebih banyak di kompetisi resmi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Persib secara keseluruhan.

Adhitia Putra Herawan, yang menjabat sebagai Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, mengonfirmasi bahwa proses distribusi pemain saat ini masih berjalan dalam tahap penjajakan awal. Tahap ini krusial untuk memastikan kesesuaian antara kebutuhan tim satelit dan kesiapan pemain yang akan dikirim.

"Proses pengiriman pemain saat ini masih dalam tahap penjajakan," ujar Adhitia Putra Herawan.

Lebih lanjut, Adhitia membenarkan adanya proyeksi pengiriman sejumlah pemain tim nasional untuk bergabung bersama Laskar Singacala—julukan PSGC Ciamis. Jumlah pemain yang diproyeksikan ini diprediksi akan bertambah di kemudian hari.

"Ia membenarkan ada tiga pemain nasional yang diproyeksikan bergabung ke PSGC Ciamis, namun jumlahnya tidak berhenti di situ," tambah Adhitia Putra Herawan mengenai proyeksi pemain yang akan memperkuat tim satelit tersebut.

PSGC Ciamis kini menjadi fokus pengembangan bagi Persib, di mana mereka akan menjadi wadah bagi pemain muda Persib untuk mengasah kemampuan sebelum kembali ke tim utama. Ini merupakan bagian dari komitmen klub terhadap pembinaan usia muda dan menengah.

Dikutip dari sumber berita, kebijakan ini menunjukkan komitmen Persib Bandung untuk tidak hanya fokus pada tim utama tetapi juga membangun ekosistem sepak bola yang kuat melalui kemitraan klub.