POLAJABAR.COM - Perombakan besar-besaran dalam komposisi skuad Persib Bandung terus menjadi sorotan publik menjelang dimulainya kompetisi musim 2026/2027 mendatang. Langkah restrukturisasi ini menandakan adanya perubahan signifikan dalam strategi tim ke depan.
Kali ini, keputusan mengejutkan datang dari kubu gelandang muda berbakat, Robi Darwis, yang secara resmi dipastikan tidak akan lagi memperkuat Maung Bandung. Keputusan ini mengakhiri masa baktinya selama empat musim penuh bersama tim senior klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Kepergian Robi Darwis secara otomatis menjadikannya pemain keenam yang secara resmi telah meninggalkan Persib Bandung dalam periode bursa transfer yang sedang berlangsung saat ini. Hal ini menunjukkan adanya pembersihan skuad yang cukup masif oleh manajemen tim.
Sebelumnya, Persib Bandung telah mengumumkan kepergian lima pemain lain yang lebih dulu memastikan diri untuk tidak melanjutkan perjalanan bersama tim. Daftar pemain yang telah dilepas tersebut cukup beragam dari berbagai posisi.
Lima pemain yang telah lebih dulu berpisah dengan Persib Bandung sebelum Robi Darwis adalah Layvin Kurzawa, Federico Barba, Sergio Castel, Adam Przybek, dan Alfeandra Dewangga. Mereka semua kini menapaki babak baru dalam karier sepak bola mereka.
Perpisahan ini juga menjadi penutup perjalanan bagi Robi Darwis sebagai salah satu produk asli pembinaan akademi klub yang berhasil menembus tim utama. Ia merupakan bagian integral dari era kesuksesan klub dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan karier Robi Darwis di Persib terbilang spesial karena ia turut menjadi saksi dan bagian dari momen-momen bersejarah, termasuk ketika tim meraih tiga gelar juara liga secara beruntun. Ini menggarisbawahi kontribusinya selama di Bandung.
"Kepergian Robi sekaligus mengakhiri perjalanan salah satu pemain binaan akademi yang tumbuh bersama Persib hingga menjadi bagian dari era paling sukses klub, termasuk saat meraih tiga gelar juara liga secara beruntun," ujar salah satu sumber terdekat terkait dinamika internal klub.
Dilansir dari informasi yang beredar, proses perpisahan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim dan rencana jangka panjang klub untuk musim kompetisi yang akan datang. Manajemen berupaya meremajakan skuad.