POLAJABAR.COM - Sore itu, Sabtu (25/7/2026), Stadion Si Jalak Harupat yang terletak di Kabupaten Bandung mulai dipadati oleh ribuan pendukung sepak bola. Kendati sorak-sorai suporter di dalam tribun belum resmi dimulai, kehangatan suasana sudah terpancar kuat di area luar stadion.

Pelataran parkir hingga sepanjang akses jalan utama menuju arena mendadak berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Deretan lapak dagangan berjejer rapi, menyambut para penggemar si kulit bulat yang datang dari berbagai daerah.

Harum asap panggangan sate menggugah selera, berpadu manis dengan aroma khas seduhan kopi lokal yang dijajakan para pedagang. Riuhnya suara transaksi jual-beli antara pedagang dan pembeli melengkapi gempita perayaan di luar lapangan.

Laga pembuka Piala Presiden 2026 kali ini menghadirkan jadwal pertandingan ganda (double-header) yang sangat dinantikan publik. Pertandingan seru mempertemukan DPMM FC melawan Tampines Rovers, dilanjutkan duel sengit antara Persib Bandung berhadapan dengan Arema FC.

Di balik rivalitas dan adu taktik para pelatih di atas rumput hijau, gelaran pesta bola ini memberikan dampak positif yang jauh lebih luas. Turnamen pramusim tersebut hadir memberi ruang gerak baru bagi roda ekonomi masyarakat lokal.

Dikutip dari panitia penyelenggara, kehadiran ajang sepak bola nasional ini terbukti hadir bak 'napas buatan' yang menyegarkan perekonomian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Para pelaku usaha kecil memanfaatkan momen berkumpulnya massa ini untuk mengais rejeki tambahan.

Antusiasme penonton yang tinggi untuk menyaksikan tim kesayangan mereka secara langsung mendorong tingginya tingkat kehadiran di sekitar area pertandingan. Kondisi ini secara nyata menciptakan perputaran uang yang signifikan bagi para penjual makanan, minuman, hingga pernak-pernik olahraga.

Kehadiran Piala Presiden 2026 menegaskan kembali bahwa sepak bola di Indonesia bukan sekadar hiburan olah raga belaka. Lebih dari itu, ajang ini menjadi pemantik keberlanjutan ekonomi kerakyatan bagi warga di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.