POLAJABAR.COM - Sebuah rekaman video amatir yang menunjukkan proses evakuasi jenazah di tengah kegelapan malam baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Momen menyedihkan ini terjadi saat warga berupaya menandu jasad korban melewati medan yang sulit.

Peristiwa tragis tersebut berlokasi di Kampung Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Kejadian memilukan ini berlangsung pada Senin malam, tanggal 6 Juli.

Korban yang meninggal dunia dalam perjalanan tersebut diidentifikasi sebagai Dede Trisno, yang berusia 27 tahun. Kematiannya diduga kuat dipicu oleh kondisi infrastruktur desa yang sangat memprihatinkan.

Dede Trisno menghembuskan napas terakhirnya saat sedang dalam proses pemindahan atau evakuasi dari lokasi karena buruknya akses jalan di wilayah tersebut. Hal ini menyoroti isu kritis mengenai fasilitas umum di daerah pedesaan.

DetikJabar telah merangkum empat fakta utama yang menyelimuti kejadian memilukan yang menimpa pemuda asal Sukabumi tersebut. Berita ini dipublikasikan pada Selasa, 7 Juli 2026.

"Sebuah video amatir yang memperlihatkan warga menandu jenazah di tengah gelapnya malam mendadak viral di media sosial," Dikutip dari detikJabar.

"Peristiwa memilukan ini terjadi di Kampung Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (6/7) malam," Dikutip dari detikJabar.

"Korban diketahui bernama Dede Trisno (27). Ia menghembuskan napas terakhirnya di perjalanan lantaran kondisi infrastruktur desa yang buruk," Dikutip dari detikJabar.

Fakta-fakta yang terungkap ini menjadi sorotan tajam terhadap tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan aksesibilitas dan keselamatan warganya, terutama dalam kondisi darurat medis. Keterbatasan infrastruktur sering kali menjadi penghambat utama dalam memberikan layanan kesehatan tepat waktu.