POLAJABAR.COM - Sebuah insiden tragis menimpa seorang anak laki-laki berusia 14 tahun di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada pertengahan pekan ini. Peristiwa nahas tersebut terjadi di area Sungai Cipeles, yang berlokasi di Lingkungan Tegal Kalong, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara.
Korban diketahui bernama Naufal Budianto (14), yang dilaporkan tenggelam saat sedang beraktivitas rekreasi bersama rekan-rekannya. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden yang melibatkan perairan terbuka di musim kemarau.
Peristiwa naas tersebut diketahui terjadi pada hari Kamis, tanggal 2 Juli 2026. Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa insiden ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, tepat pada jam makan siang.
Kronologi awal menunjukkan bahwa Naufal dan teman-temannya tengah asyik menikmati waktu berenang di Sungai Cipeles. Aktivitas yang seharusnya menyenangkan ini berubah menjadi bencana tak terduga bagi rombongan remaja tersebut.
Diduga kuat, korban tidak menguasai kemampuan berenang dengan baik. Kondisi ini diperparah dengan arus sungai yang mungkin tiba-tiba kuat, menyebabkan korban terseret dan akhirnya menghilang dari pandangan teman-temannya.
Setelah menerima kabar mengenai hilangnya korban di sungai tersebut, tim penyelamat segera diaktifkan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Sumedang merespons cepat laporan yang masuk dari masyarakat sekitar lokasi.
Pihak Disdamkarmat Sumedang menyatakan kesiapan mereka dalam merespons panggilan darurat tersebut. "Pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban usai mendapatkan laporan dari masyarakat," ujar Ade Zohansah.
Ade Zohansah, selaku Kasubag Umum Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Sumedang, mengonfirmasi langsung mobilisasi tim evakuasi ke titik tenggelamnya korban. Tindakan cepat ini dilakukan untuk meminimalisir risiko lebih lanjut.
Dilansir dari detikJabar, momen penemuan dan evakuasi korban menjadi fokus utama setelah adanya laporan tenggelam di tengah hari bolong tersebut. Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian dan penanganan lebih lanjut telah dilakukan oleh pihak berwenang.