POLA JABAR – Membawa banyak oleh-oleh dan perlengkapan keluarga saat mudik Lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Namun, banyak pemilik kendaraan yang kurang memperhatikan teknik menyusun barang di dalam bagasi. Padahal, distribusi beban yang salah dapat memengaruhi stabilitas mobil, membuat kendaraan sulit dikendalikan (limbung), hingga memperpanjang jarak pengereman yang berisiko memicu kecelakaan.
Berikut adalah panduan mengatur muatan barang di bagasi mobil agar tetap stabil dan aman saat melaju di jalur mudik:
1. Terapkan Prinsip Piramida (Berat di Bawah)
Letakkan barang-barang yang paling berat dan berukuran besar, seperti koper besar atau kardus berisi sembako, di bagian paling bawah bagasi. Pastikan beban tersebut diletakkan sedekat mungkin dengan titik tengah mobil (poros roda belakang). Hal ini bertujuan untuk menjaga pusat gravitasi (center of gravity) tetap rendah sehingga mobil tidak mudah limbung saat bermanuver di tikungan.
2. Pastikan Distribusi Beban Kanan dan Kiri Seimbang
Jangan menumpuk barang berat hanya di satu sisi saja. Jika sisi kanan bagasi sudah diisi koper berat, imbangi sisi kiri dengan beban yang setara. Ketidakseimbangan beban antara sisi kiri dan kanan akan membuat suspensi bekerja lebih keras di satu sisi dan dapat mengganggu akurasi pengendalian kemudi (handling) saat melaju kencang di jalan tol.
3. Jangan Menumpuk Barang Melebihi Sandaran Kursi
Hindari menumpuk barang hingga menutupi kaca belakang atau melebihi tinggi sandaran kursi baris terakhir. Selain menghalangi pandangan pengemudi melalui spion tengah, barang yang menumpuk tinggi berisiko terlempar ke depan dan menciderai penumpang jika mobil melakukan pengereman mendadak atau mengalami benturan.