POLA JABAR – Di bulan Ramadhan, setiap helaan napas orang yang berpuasa bernilai ibadah. Agar waktu kita semakin berkah, merutinkan dzikir Tahlil adalah pilihan yang sangat mulia.
Kalimat ini bukan sekadar pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah, tetapi juga pengakuan atas segala kekuasaan dan pujian yang hanya milik-Nya.
Bacaan Dzikir Tahlil
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
Laa ilaaha illa Allaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir
Artinya: "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Keutamaan Dzikir Ini di Bulan Ramadhan:
- Penghapus Dosa: Dalam hadits disebutkan bahwa barangsiapa membaca dzikir ini 100 kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.
- Perlindungan dari Gangguan: Dzikir ini juga berfungsi sebagai benteng yang melindungi seorang Muslim dari gangguan setan sejak pagi hingga petang.
- Timbangan Amal yang Berat: Kalimat tauhid ini merupakan dzikir yang paling disukai Allah dan memiliki timbangan pahala yang sangat besar di akhirat kelak.***