POLA JABAR – Pernah merasa mobil tiba-tiba seperti melayang atau kehilangan kendali saat melintasi jalan basah?
Kondisi itu disebut aquaplaning, dan bisa sangat berbahaya jika tidak segera diantisipasi.
Aquaplaning sering terjadi saat hujan deras atau ketika genangan air menutupi sebagian jalan, membuat ban kehilangan cengkeraman terhadap permukaan aspal.
Agar lebih waspada, berikut penjelasan lengkap tentang apa itu aquaplaning, penyebabnya, dan cara menghindarinya.
1. Pengertian Aquaplaning
Aquaplaning (atau hydroplaning) adalah kondisi ketika ban mobil kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena terhalang oleh lapisan air.
Akibatnya, mobil seperti “meluncur di atas air” dan pengemudi kehilangan kendali atas arah maupun kecepatan kendaraan.
Fenomena ini biasanya terjadi pada kecepatan tinggi di jalan basah atau saat ban dalam kondisi aus.
Dalam keadaan aquaplaning, sistem kemudi dan rem menjadi tidak responsif, sehingga risiko kecelakaan meningkat tajam.