POLA JABAR - Banyak yang bertanya-tanya, jika hewan tidak masuk surga atau neraka, lalu apa yang terjadi pada mereka setelah hari kebangkitan? Ternyata, Islam menjelaskan bahwa hewan pun akan mengalami proses keadilan di hadapan Allah.

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, disebutkan bahwa Allah akan memberikan keadilan atau qisas kepada hewan. Misalnya, seekor kambing yang tidak bertanduk akan diberi hak untuk membalas kambing bertanduk yang pernah menyeruduknya di dunia. Ini menunjukkan betapa maha adilnya Allah SWT terhadap seluruh makhluk-Nya.

Setelah proses keadilan itu selesai, Allah akan berfirman kepada mereka, "Jadilah kalian tanah!" (Kuni Turaban). Pada saat itulah, hewan-hewan tersebut berubah menjadi tanah. Hal inilah yang membuat orang-orang kafir di akhirat merasa iri dan berkata dalam surat An-Naba, "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah," karena mereka takut menghadapi siksaan neraka.

Keberadaan hewan di akhirat menjadi pengingat bagi kita bahwa tidak ada satu pun perbuatan, bahkan di antara binatang sekalipun, yang luput dari pengadilan Allah.***