POLA JABAR – Pertanyaan mengenai apakah Institut Seni Indonesia (ISI) bisa dimasuki melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) kerap menjadi topik hangat di kalangan siswa sekolah seni maupun SMA umum.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seni tertua dan paling prestisius di Indonesia, ISI dipastikan tetap mengikuti mekanisme nasional SNPMB 2026.
Artinya, bagi Anda yang memiliki bakat di bidang seni dan prestasi akademik yang stabil, jalur SNBP bisa menjadi "jalan pintas" untuk melenggang ke kampus impian tanpa harus menghadapi ujian tertulis yang melelahkan.
Mekanisme SNBP di Institut Seni Indonesia
Sama halnya dengan PTN lain, SNBP di ISI (seperti ISI Yogyakarta, ISI Denpasar, ISI Padangpanjang, atau ISI Surakarta) menitikberatkan pada nilai rapor dan rekam jejak prestasi siswa selama di sekolah menengah.
Namun, ada satu pembeda besar yang wajib diperhatikan oleh calon pelamar.
Karena ISI adalah kampus seni, penilaian SNBP tidak hanya melihat angka-angka di buku rapor.
Terdapat komponen Portofolio yang memiliki bobot penilaian sangat signifikan. Portofolio ini adalah bukti nyata kemampuan praktis siswa di bidang seni yang dipilih, seperti seni rupa, tari, musik, atau film.