POLA JABAR – Tes TOEFL sering menjadi salah satu syarat penting dalam berbagai rekrutmen, termasuk di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Namun, apakah setiap pelamar BUMN wajib mengikuti tes ini?
Secara umum, tidak semua posisi di BUMN mewajibkan hasil tes TOEFL.
Persyaratan tersebut biasanya hanya berlaku untuk posisi tertentu, terutama yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris aktif atau komunikasi dengan pihak luar negeri.
Berikut penjelasan lebih detailnya:
1. Tergantung pada Posisi dan Bidang Kerja
BUMN yang bergerak di sektor internasional atau memiliki kerja sama luar negeri seperti Pertamina, Telkom Indonesia, atau Bank Mandiri biasanya menetapkan syarat skor TOEFL tertentu.
Namun, untuk posisi yang lebih teknis atau administratif dalam negeri, persyaratan ini bisa ditiadakan.
2. Menjadi Nilai Tambah Saat Seleksi