POLA JABAR - Ketidaktahuan mengenai aturan barang bawaan sering kali membuat jemaah haji harus merelakan barang kesayangannya disita petugas bandara. Salah satu aturan yang paling ketat adalah mengenai penempatan benda cair dan alat tajam yang harus disimpan di dalam bagasi terdaftar (checked baggage).
Barang-barang seperti sabun cair, sampo, lotion, hingga minyak gosok yang volumenya lebih dari 100 ml dilarang keras dibawa ke dalam kabin pesawat. Aturan internasional membatasi cairan di tas tangan, sehingga koper besar adalah tempat yang paling aman. Pastikan tutup botol dilapisi selotip atau dimasukkan ke kantong plastik agar tidak bocor akibat tekanan udara.
Selain itu, peralatan seperti gunting kecil, pisau lipat, atau pemotong kuku juga wajib masuk ke bagasi terdaftar. Benda-benda ini dikategorikan sebagai alat tajam yang dapat membahayakan keamanan penerbangan jika dibawa ke kabin. Dengan menempatkannya di koper utama sejak dari asrama haji, Anda akan terhindar dari kendala saat melewati pemeriksaan X-Ray.
Selalu ingat prinsipnya: jika barang tersebut bersifat cair dalam jumlah banyak atau memiliki sisi tajam, masukkan ke koper besar yang akan masuk ke perut pesawat.***