POLA JABAR - Banyak orang tua yang memberikan ponsel atau menyalakan televisi agar anak duduk tenang sebelum tidur. Padahal, penggunaan gadget atau screen time di malam hari justru menjadi pemicu utama gangguan tidur pada balita.

Paparan cahaya biru (blue light) dari layar perangkat elektronik dapat menekan produksi melatonin, hormon alami yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, anak akan merasa tetap terjaga meskipun tubuhnya sudah sangat lelah. Kondisi kelelahan yang berlebihan ini seringkali berujung pada tantrum atau ledakan emosi di malam hari.

Sangat disarankan untuk menghentikan penggunaan gadget setidaknya satu hingga dua jam sebelum waktu tidur. Sebagai gantinya, Ayah dan Bunda bisa membacakan buku cerita (storytelling) atau mendengarkan musik instrumen yang menenangkan. Aktivitas tanpa layar ini tidak hanya membantu anak lebih cepat terlelap, tetapi juga memperkuat ikatan batin (bonding) antara orang tua dan anak.

Lingkungan yang bebas dari gangguan digital adalah kunci utama untuk mendapatkan tidur yang berkualitas bagi tumbuh kembang si kecil.***