POLA JABAR – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam memajukan industri kreatif terus diperkuat. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandung Creative Hub (BCH), ruang ekspresi bagi para musisi lokal kembali dibuka lewat gelaran berkala bertajuk BCH Music Corner.

Acara ini dirancang khusus untuk memfasilitasi kreativitas serta mempererat kolaborasi antar-pelaku seni musik di Kota Kembang.

Pada edisi perdana di tahun 2026 ini, panggung kreatif BCH dimeriahkan oleh penampilan energik dari empat band lokal berbakat, yaitu Rokavolta, Filsummer, Rajakelana, dan Jionara.

Tidak hanya itu, suasana acara semakin berwarna dengan hadirnya penampilan memukau dari La Qorenyas serta suguhan musik lintas generasi dari Paduan Suara Alumni SMAN 5 Bandung.

Kepala UPT Bandung Creative Hub, Luki Darmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mengawal ekosistem ekonomi kreatif (ekraf), khususnya di subsektor musik.

“Biasanya BCH Music Corner kita adakan setiap bulan. Tidak selalu live musik seperti ini, kadang juga dalam bentuk pembuatan konten-konten musik,” ujar Luki, Kamis 21 Mei 2026.

Luki menegaskan bahwa gedung Bandung Creative Hub merupakan infrastruktur publik yang disediakan oleh Pemkot Bandung untuk menampung seluruh potensi kreatif warganya.

Fasilitas ini tidak terbatas pada bidang musik saja, melainkan mencakup subsektor lain seperti pembuatan video, produksi film, desain grafis, hingga kriya.

Ia mengundang seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki ketertarikan di dunia kreatif, untuk tidak ragu datang dan memanfaatkan fasilitas yang ada.