POLA JABAR – Jika Anda bertanya kepada orang tua atau kakek-nenek, mereka pasti punya cerita "ajaib" tentang harga makanan di zaman dulu.
"Dulu, modal Rp500 sudah bisa makan bakso kenyang pakai es teh manis!" Mungkin sekarang Anda hanya bisa mengelus dada, karena untuk membeli semangkok bakso yang sama, Anda butuh setidaknya Rp15.000 hingga Rp20.000.
Fenomena kenaikan harga yang terus-menerus ini dalam dunia ekonomi disebut dengan Inflasi.
Tapi, kenapa itu bisa terjadi? Apakah pedagang baksonya sengaja ingin cepat kaya, atau ada alasan lain? Mari kita bedah secara sederhana.
Apa Itu Inflasi?
Secara teknis, inflasi adalah kecenderungan harga barang dan jasa untuk naik secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.
Namun cara termudah memahaminya adalah: Inflasi adalah penurunan nilai mata uang. Artinya, selembar uang Rp20.000 yang Anda pegang hari ini tidak lagi sekuat Rp20.000 sepuluh tahun lalu.
Barangnya mungkin sama (semangkok bakso), tapi jumlah uang yang dibutuhkan untuk menebusnya jadi lebih banyak.