POLA JABAR – Banyak siswa SMA/SMK yang mengikuti Tes Kognitif Akademik (TKA) 2025 bertanya-tanya apakah nilai TKA yang rendah akan berdampak pada peluang mereka di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Pertanyaan ini wajar muncul, mengingat TKA kini menjadi salah satu komponen penting dalam proses seleksi.

Dalam aturan SNPMB 2026, nilai TKA bukan penentu utama kelulusan SNBP, namun tetap menjadi syarat wajib.

Artinya, siswa yang tidak mengikuti TKA otomatis tidak dapat mendaftar SNBP 2026. Meski begitu, hasil TKA tidak digunakan sebagai penilaian langsung dalam pemeringkatan SNBP.

Apakah Nilai TKA Berpengaruh terhadap SNBP 2026?

Berikut penjelasan lengkapnya:

  • Nilai TKA tidak menentukan kelulusan SNBP secara langsung. Penilaian utama SNBP tetap didasarkan pada nilai rapor, rekam jejak prestasi akademik/nonakademik, dan peringkat siswa di sekolah.
  • TKA berfungsi sebagai data pendukung dan validasi nilai rapor. Perguruan tinggi dapat menggunakan nilai TKA untuk menilai konsistensi performa akademik siswa.
  • Skor TKA yang sangat rendah bisa memengaruhi peluang bersaing, terutama jika dibandingkan dengan peserta lain yang memiliki nilai TKA lebih baik.
  • Tidak mengikuti TKA = otomatis tidak bisa ikut SNBP, sehingga keikutsertaan dalam TKA menjadi kewajiban bagi seluruh calon peserta.

Dengan demikian, siswa tak perlu panik jika nilai TKA tidak maksimal, namun tetap perlu menyadari bahwa skor tersebut dapat menjadi faktor pembanding saat perguruan tinggi menyeleksi peserta.***