POLA JABAR - Harga Pertamax Turbo yang menyentuh angka hampir Rp20 ribu per liter mulai mengubah gaya hidup para pencinta otomotif. Mobil-mobil berperforma tinggi yang biasanya melenggang di jalanan setiap akhir pekan, kini lebih banyak terparkir rapi di garasi rumah.
Kenaikan biaya operasional yang ekstrem ini membuat hobi joyride atau sekadar berkendara santai mulai berkurang secara signifikan. Para pemilik mobil mewah kini lebih selektif dalam menggunakan aset mereka dan mulai beralih ke kendaraan yang lebih efisien atau moda transportasi alternatif untuk mobilitas rutin harian.
Tak hanya gaya hidup, pasar mobil bekas pun diprediksi akan terdampak. Mobil dengan kapasitas mesin besar yang wajib menggunakan RON 98 kemungkinan besar akan mengalami depresiasi harga yang lebih tajam. Calon pembeli kini cenderung lebih melirik kendaraan hibrida atau listrik sebagai solusi jangka panjang untuk menghindari fluktuasi harga BBM global.
Era energi murah untuk kendaraan berperforma tinggi tampaknya mulai berakhir. Efisiensi kini menjadi kata kunci utama dalam memilih kendaraan di tengah ketidakpastian harga energi dunia.***