POLA JABAR – Salah satu syarat penting untuk melanjutkan studi magister (S2), baik di dalam maupun luar negeri, adalah kemampuan bahasa Inggris.
Tes TOEFL menjadi salah satu standar utama yang digunakan untuk menilai kemampuan tersebut.
Namun, berapa sebenarnya skor TOEFL yang dibutuhkan untuk bisa diterima di program S2?
1. Skor TOEFL untuk S2 di Dalam Negeri
Banyak universitas di Indonesia mewajibkan calon mahasiswa S2 memiliki sertifikat TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris.
Umumnya, skor minimal yang diminta berada pada kisaran:
- TOEFL ITP: 450–500
- TOEFL iBT: 50–65
Beberapa contoh universitas di Indonesia dengan ketentuan skor TOEFL:
- Universitas Indonesia (UI): minimal 500 (ITP)
- Institut Teknologi Bandung (ITB): minimal 475–500 (ITP) tergantung fakultas
- Universitas Gadjah Mada (UGM): minimal 450–500 (ITP)