POLA JABAR - Belakangan ini kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG), semakin meresahkan, menanggapi hal tersebut Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka saluran pengaduan (hotline) bagi masyarakat mengenai program tersebut.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati menyampaikan jika saluran pengaduan program MBG mulai melayani aduan setiap Senin-Jumat, pada pukul 09.00-22.00 WIB.

"Untuk memudahkan, kami menyediakan dua nomor yang bisa dihubungi, yakni 088293800268 (operator 1) dan 088293800376 (operator 2). Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," kata Khairul Hidayati.

Hotline tersebut tidak hanya menerima aduan saja, tetapi bisa menjadi pusat informasi untuk masyarakat untuk bisa menanyakan mengenai program MBG diantaranya menanyakan teknis program, distribusi pangan, maupun standar kualitas yang diterapkan dalam MBG.

Dirinya juga menjelaskan dengan adanya transparansi dan partisipasi publik akan bisa menjadi kunci keberhasilan MBG, untuk bisa membantu meningkatkan gizi anak Indonesia, dan juga bisa membantu memberdayakan UMKM lokal sebagai penyedia pangan untuk program tersebut.

Selain itu, Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyampaikan untuk menyampaikan aduan, kritik, atau keluhan mengenai program MBG masyarakat juga dapat mengakses laman BGN.lapor.go.id. dirinya juga menambahkan BGN juga memiliki akun media sosial resmi yang juga terbuka untuk pesan-pesan aduan dari masyarakat.

"Di media sosial kami terbuka. Jadi, kalau masyarakat ingin DM (mengirimkan pesan pribadi, red.), kemudian melaporkan melalui media sosial, itu kami langsung respons," ujarnya pada Jumat 26 September 2025.

Nanik juga menjanjikan sesi jumpa pers berkala, yaitu sepekan sekali dengan wartawan, untuk memberikan informasi-informasi terbaru mengenai MBG dan juga memberikan kesempatan bagi para awak media untuk mendapatkan penjelasan dari BGN manakala ada insiden-insiden keracunan, beserta tindak lanjutnya.***