POLA JABAR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memulai operasi modifikasi cuaca (OMC) di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Operasi ini dilakukan bersama BMKG dan BPBD di masing-masing provinsi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa OMC bertujuan mengalihkan awan hujan ke wilayah yang lebih aman sebagai bagian dari mitigasi darurat. Operasi di Aceh dimulai Jumat dari Bandara Sultan Iskandar Muda, sementara Sumut telah lebih dulu memulai pada 27 November 2025 dengan empat sortie penerbangan dan 3.200 kilogram bahan semai. Untuk Sumbar, operasi dijadwalkan mulai 29 November 2025.
Intervensi ini dianggap krusial mengingat hujan ekstrem telah memicu banjir di Aceh, meningkatkan ancaman longsor di Sumut, serta menyebabkan kerusakan infrastruktur di Sumbar. BNPB menegaskan komitmennya menjalankan mitigasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai langkah tambahan, BNPB juga membuka layanan call center bagi masyarakat terdampak melalui nomor 0811-6164-5500 untuk mempercepat laporan dan kebutuhan darurat di lapangan.***