POLA JABAR – Saat ini, hampir di seluruh belahan dunia, bahasa Inggris digunakan sebagai alat komunikasi utama dalam bisnis, diplomasi, hingga teknologi.

Banyak yang mengira hal ini terjadi karena bahasa Inggris paling mudah dipelajari. Namun, kenyataannya sejarah panjang kolonialisme dan kekuatan ekonomi adalah faktor kunci di baliknya.

Berikut adalah beberapa alasan historis mengapa bahasa Inggris menjadi lingua franca atau bahasa pemersatu dunia:

1. Warisan Kekaisaran Britania (British Empire)

Pada abad ke-19, Britania Raya adalah kekaisaran terbesar dalam sejarah. Mereka memiliki wilayah jajahan di hampir seluruh benua, mulai dari Amerika, Afrika, Asia, hingga Australia.

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa "matahari tidak pernah terbenam di Kekaisaran Britania." Melalui kolonisasi ini, bahasa Inggris disebarkan dan dipaksakan sebagai bahasa resmi di wilayah-wilayah tersebut.

2. Kebangkitan Ekonomi Amerika Serikat

Setelah Perang Dunia II berakhir, Inggris mungkin melemah, namun sekutu utamanya, Amerika Serikat, bangkit sebagai kekuatan ekonomi dan militer nomor satu di dunia.

Perusahaan-perusahaan besar Amerika menguasai perdagangan global, sehingga siapa pun yang ingin berbisnis secara internasional mau tidak mau harus menguasai bahasa Inggris.