POLA JABAR – Kebiasaan memanaskan mesin motor di pagi hari sudah menjadi ritual wajib bagi banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa cara memanaskan motor keluaran terbaru (zaman now) sangat berbeda dengan motor keluaran lama yang masih menggunakan sistem karburator?

Motor modern yang sudah menggunakan teknologi injeksi dan berbagai sensor elektronik tidak lagi memerlukan waktu lama untuk mencapai suhu kerja optimal. Berikut adalah panduan cara benar memanaskan mesin motor Anda:

1. Durasi Cukup 30 Detik hingga 1 Menit Berbeda dengan motor lama yang butuh waktu 5-10 menit, motor injeksi modern hanya butuh waktu sekitar 30 detik hingga 1 menit saja. Waktu yang singkat ini sudah cukup bagi pompa oli untuk menyirkulasikan pelumas ke seluruh komponen mesin yang berada di bagian atas, seperti camshaft dan valve.

2. Jangan Menggeber Gas (Layer) Banyak pengendara memiliki kebiasaan menggeber gas saat mesin baru menyala. Pada motor injeksi, hal ini justru sangat tidak disarankan. Mesin modern memiliki komponen bernama Electronic Control Unit (ECU) yang secara otomatis akan mengatur stasioner (idle) sedikit lebih tinggi saat mesin dingin. Memaksa putaran mesin tinggi saat oli belum melumasi secara merata bisa mempercepat keausan komponen internal.

3. Manfaatkan Indikator di Speedometer Pada beberapa motor modern, terdapat lampu indikator suhu (biasanya berwarna biru). Anda cukup menunggu hingga lampu tersebut mati, yang menandakan suhu mesin sudah cukup siap untuk diajak berkendara. Jika motor Anda tidak memilikinya, cukup dengarkan suara mesin; jika suara sudah terdengar stabil dan tenang, motor siap jalan.

4. Panaskan Sambil Berjalan Pelan Cara paling efektif memanaskan motor modern adalah dengan langsung mengendarainya secara perlahan. Jalankan motor dengan kecepatan rendah dan bukaan gas yang konstan selama 1-2 kilometer pertama. Dengan cara ini, suhu mesin, transmisi, hingga ban akan naik secara bersamaan dan merata.

5. Risiko Terlalu Lama Memanaskan Motor Memanaskan motor terlalu lama dalam posisi diam justru merugikan. Selain membuang-buang bahan bakar, suhu mesin bisa menjadi terlalu panas (overheat) karena tidak ada aliran udara dari depan yang mendinginkan sirip mesin atau radiator. Selain itu, knalpot bisa mengalami perubahan warna atau menguning akibat panas yang tertahan.***