POLA JABAR – Melintasi jalur pegunungan yang penuh dengan tanjakan curam dan turunan tajam merupakan tantangan berat bagi setiap pengemudi saat mudik Lebaran.

Dalam kondisi ini, sistem pengereman bekerja ekstra keras untuk menahan laju kendaraan yang bermuatan penuh.

Kegagalan fungsi rem atau brake fade akibat kampas yang sudah tipis menjadi ancaman serius yang dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, mendeteksi kerusakan rem sejak dini adalah langkah penyelamatan yang tidak boleh diabaikan.

Berikut adalah beberapa tanda fisik dan indikator yang menunjukkan bahwa kampas rem mobil Anda sudah tidak layak pakai dan harus segera diganti:

1. Muncul Suara Mencicit Saat Mengerem

Salah satu indikator paling umum adalah munculnya suara gesekan logam atau suara mencicit (squealing) saat Anda menginjak pedal rem. Suara ini berasal dari wear indicator, sebuah plat logam kecil yang sengaja dipasang produsen agar bergesekan dengan cakram saat kampas sudah mencapai batas ketipisan tertentu. Jika suara ini terdengar, segera lakukan penggantian kampas rem.

2. Pedal Rem Terasa Lebih Dalam atau "Ambles"

Jika Anda merasa harus menginjak pedal rem lebih dalam dari biasanya untuk menghentikan kendaraan, itu adalah sinyal bahwa kampas rem sudah sangat tipis atau terdapat udara di dalam sistem hidrolik. Kondisi pedal yang "ambles" sangat berbahaya saat melintasi turunan panjang karena respons rem menjadi lambat dan kurang pakem.

3. Getaran pada Pedal Rem Saat Kecepatan Tinggi