POLA JABAR - Bagi seorang pemula, memegang gitar untuk pertama kalinya adalah momen yang sangat menggairahkan. Namun, rasa semangat itu bisa seketika pudar saat mendengar suara gitar yang tidak selaras atau sumbang. Memastikan setiap senar berada pada nada yang tepat atau yang biasa disebut dengan istilah stem atau tuning adalah langkah dasar paling krusial sebelum memulai latihan.

Mengacu pada standar yang sering ditekankan oleh instruktur gitar profesional seperti di Guitar Tricks, instrumen yang selaras tidak hanya enak didengar, tetapi juga membantu telinga Anda terbiasa mendengar nada yang benar. Berikut adalah panduan detail mengenai cara menyetem gitar dengan benar agar permainan Anda terdengar sempurna.

Mengenal Urutan Nada Senar Gitar

Sebelum memutar tuning pegs (penala), Anda harus memahami standar penalaan gitar atau Standard Tuning. Sebuah gitar standar memiliki enam senar dengan urutan nada dari yang paling tebal (paling atas) hingga yang paling tipis (paling bawah).

Senar pertama dimulai dari senar 6 (E rendah), kemudian senar 5 (A), senar 4 (D), senar 3 (G), senar 2 (B), dan terakhir senar 1 (E tinggi). Mengingat urutan nada ini adalah fondasi utama agar Anda tidak salah saat memutar penala yang bisa berakibat pada putusnya senar jika terlalu kencang.

Menggunakan Alat Bantu Tuner Digital atau Aplikasi

Cara paling akurat dan direkomendasikan untuk pemula adalah menggunakan electronic tuner atau aplikasi penyetem gitar di ponsel pintar. Alat ini bekerja dengan cara menangkap frekuensi suara atau getaran dari senar yang dipetik.

Langkahnya sangat sederhana: petik satu senar, perhatikan layar alat penyetem, dan lihat apakah jarum penunjuk berada di tengah. Jika jarum condong ke kiri, artinya nada terlalu rendah (flat) dan Anda perlu mengencangkan senar. Jika jarum condong ke kanan, artinya nada terlalu tinggi (sharp) dan Anda harus mengendurkannya secara perlahan hingga indikator berubah warna menjadi hijau atau berada tepat di tengah.

Teknik Menyetem Secara Manual (Ear Training)